Sejarah Desa

SEJARAH DESA BRUBUH

Menurut cerita yang bersumber dari para sesepuh atau tetua Desa Brubuh yang masih hidup saat ini, bahwa lahirnya Desa Brubuh dimulai sejak Zaman Kolonialisme Belanda. Area yang saat ini menjadi wilayah Desa Brubuh merupakan hutan yang ditumbuhi pepohonan lebat dan memiliki kondisi suhu yang dingin. Di area inilah para pengungsi peperangan Kerajaan Mataram yang pada saat itu melawan Pemerintah Kolonial Belanda membuka lahan (babat alas) untuk tempat persembunyian. Area yang pada mulanya difungsikan sebagai tempat persembunyian tersebut seiring berjalannya waktu berkembang menjadi tempat pemukiman dan lahan pertanian.

Saat ini Desa Brubuh telah berkembang menjadi sebuah desa swakarya. Desa Brubuh terletak di Kecamatan Jogorogo, Kabupaten Ngawi bagian barat daya, Jawa Timur. Secara administrasi Desa Brubuh terbagi ke dalam 2 dusun, yakni Dusun Brubuh dan Dusun Kayangan. Mayoritas penduduk bekerja sebagai petani dan buruh tani. Sektor pertanian menjadi salah satu kegiatan ekonomi yang paling utama dan telah digeluti secara turun-temurun sesuai dengan sejarah lahirnya Desa Brubuh.

Para pejabat Kepala Desa Brubuh semenjak berdirinya Desa Brubuh adalah sebagai berikut :

NO NAMA MASA JABATAN KETERANGAN
1 Ki Bodro 1873 – 1900 Lurah Pertama
2 Suto Meojo 1901 – 1923 Lurah Kedua
3 Karto Meojo 1924 – 1953 Lurah Ketiga
4 Tamsir 1954 – 1957 Lurah Keempat
5 Karto Disastro 1958 – 1980 Lurah Kelima
6 Soejadi 1981 – 1991 Lurah Keenam
7 Hariyono 1992 – 2001 Lurah Ketujuh
8 Tri Joko 2002 – sekarang Lurah Kedelapan

Share and Enjoy !

Shares